Budidaya Jamur Tiram

Eromoko,- (25/4) Tahap 1. Bersama Gapoktan “Ngupoyo Hasil” Desa Eromoko sekitar 20 orang dari kelompok Tani hadir untuk menimba ilmu yang dipandu oleh Bapak Andreas Suhud Kristiatmojo, SE.MM. Menyampaikan teori tata cara budidaya Jamur tiram, karena jamur tiram sendiri berpotensi untuk daerah Eromoko dan sekitarnya.

Dihadiri pula Sekcam Eromoko bapak Y. Edi Sudarsono S.Sos dan menyampaikan di sambutannya “Marilah warga Eromoko kita ciptakan lapangan kerja, demi Eromoko yang lebih maju khususnya di bidang pertanian.”

sambutan SEKCAM Eromoko. (Doc : Jpp)

 

 

 

 

 

 

 

 

Jamur tiram juga memiliki berbagai manfaat yaitu sebagai makanan, menurunkan kolesterol, sebagai antibakterial dan antitumor, serta dapat menghasilkan enzim hidrolisis dan enzim oksidasi. Di samping itu, jamur tiram juga dipercaya mampu membantu penurunan berat badan karena berserat tinggi dan membantu pencernaan. Jamur tiram ini mengandung senyawa pleuran yang berkhasiat sebagai antitumor, menurunkan kolesterol, serta bertindak sebagai antioksidan. Adanya polisakarida, khususnya Beta-D-glucans pada jamur tiram mempunyai efek positif sebagai antitumor, antikanker, antivirus (termasuk AIDS), melawan kolesterol, antijamur, antibakteri, dan dapat meningkatkan sistem imun. Pada jamur tiram, produk ini disebut sebagai plovastin yang di pasaran dikenal sebagai suplemen penurun kolesterol (komponen aktifnya statin yang baik untuk menghambat metabolisme kolesterol di dalam tubuh manusia).

Pada kesempatan hari ini yaitu Tahap 1 pembicara menyampaikan teori tata cara budidaya Jamur Tiram dan Tahap ke 2 akan disampaikan hari berikutnya yaitu praktek budidaya Jamur Tiram.

 

peserta budidaya jamur tiram ( doc : Jpp)

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Komentar